kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
viagra tablets australia levitra online australia viagra générique viagra pour femme cialis générique cialis en ligne levitra générique levitra prix kamagra 100 kamagra 100mg kamagra kopen kamagra online cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online cialis daily australia levitra australia
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Profil Sekolah/Madrasah/Pesantren

MTs Ma’arif Jumo Temanggung: Mengemban Visi Berilmu Amaliah, Beramal Ilmiah, Berakhlaqul Karimah

MTs Ma’arif Jumo Temanggung: Mengemban Visi Berilmu Amaliah, Beramal Ilmiah, Berakhlaqul Karimah

Temanggung, Ma'arif-NU Online - MTs Ma’arif Jumo merupakan MTs swasta dengan jumlah siswa terbesar saat ini di antara MTs swasta lainnya yang ada di Kabupaten Temanggung.Madrasah ini terletak di Jalan Ngadirejo KM.4 Padureso Jumo Temanggung 15 KM dari Kota Temanggung. Tahun 2011 tercatat 456 siswa yang belajar di madrasah ini yang terbagi dalam 12 rombongan belajar ( kelas ) masing-masing kelas 7 ada 4 rombel,kelas 8 ada 4 rombel dan kelas 9 ada 4 rombel yang diasuh 28 guru dan karyawan.
Madrasah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU ini, sejak berdiri tahun 1985 telah mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan baik dari segi jumlah siswa maupun prestasi yang telah diukir oleh madrasah ini.Maka penulis yang juga selaku kepala di madrasah ini, merasa perlu menuliskan sejarah perkembangan madarasah ini, sejak cikal bakal berdirinya madarasah ini hingga saat ini telah mengalami kemajuan untuk dapat diketahui oleh generasi penerus maupun masyarakat umum yang serasa perlu untuk mengetahuinya di samping untuk menghargai para pejuang pendirinya.

Sejarah ini ditulis berdasarkan data yang ada di madrasah ini maupun dari hasil wawancara dengan pelaku sejarah yang masih ada saat ini dari guru senior maupun pengurus/pendiri.Dengan harapan tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca khususnya generasi penerus pemangku kepentingan madrasah ini.

BERAWAL DARI JAMA’AH BUCHAREN

Keberadaan MTs Ma’arif Jumo tak lepas dari Jama’ah Mujahadah Kitab Al Buchori.Pada sekitar tahun 1980 an di wilayah kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung terjadi musim paceklik akibat terjadi hama tikus yang menghabiskan tanaman padi para petani.Keadaan ini membuat keprihatinan bagi tokoh-tokoh agama di kecamatan Jumo khususnya kalangan Nahdliyin.

Maka untuk mengatasi keadaan tersebut tokoh-tokoh Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Jumo mengadakan acara do’a bersama agar terhindar dari bencana paceklik yang berkepanjangan.Acara do’a bersama ini diisi dengan acara mujahadah yang didalamnya dibacakan kitab hadits Shahih Buchari secara berjama’ah setiap orang membaca satu juz.Karena mujahadah ini dengan membaca kitab Shahih Bukhari maka Jama’ah ini disebut JAMA’AH BUCHAREN.

Kegiatan mujahadah yang dilaksanakan setiap selapan sekali ( 35 hari sekali ) yakni tiap hari Ahad Pahing ini berlangsung lama hingga musim paceklik berakhir tetap masih dijalankan bahkan sampai sekarang digunakan sebagai forum pertemuan pengurus MTs Ma’arif Jumo,perwakilan madrasah bersama Pengurus MWC NU dan masyarakat umum untuk mensosialisasikan program kegiatan madrasah.

Tokoh-tokoh pendiri jamiyah mujahadah Bukharen ini antara lain: K.H.Muhlasin ( Padureso ), K.M.Mursyid ( Padureso ), K.Muchozin ( Padureso ), Syaefudin ( Padureso ), Mahudi Sholeh,BA ( Padureso ), K.Muhtadi ( Sukomarto ), K.Thoha Masyhuri ( Barang ), Ahmad Zaeni ( Karangtejo ), Slamet Syahudin ( Kertosari ), K.Sahli Baihaqi ( Ngadisepi ), K.Ahmad Daldiri ( Ngadisepi ), K.Ahmadi ( Jambon ), K.Khoerudin ( Gemawang ), K.Hadi Masykur ( Gemawang ), K.M.Said Al Khudri,BA ( Muncar ), K.Ma’shum ( Muncar ).

Para pendiri jamiyah mujahadah Bucharen tersebut memiliki pemikiran bahwa untuk memberikan kontribusi yang lebih bermanfaat maka perlu jamiyah berbuat sesuatu untuk umat yaitu mendirikan Lembaga Pendidikan setingkat SMP .Hasil pemikiran tokoh-tokoh tersebut akhirnya disampaikan kepada K.H.Hadi Sofwan Temanggung Pengasuh Lemabaga Pendidikan Muallimin Temanggung yang mengelola MTs,SMP,MA Muallimin dan Fakultas Hukum Islam ( FHI ) yang sekarang menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama ( STAINU ) Temanggung dan juga saat itu beliau menjabat sebagai Ketua PW NU Jawa Tengah.Utusan yang menghadap K.H.Hadi Sofwan dari golongan tua diwakili K.H.Muhlasin dan dari golongan muda diwakili Mahudi Sholeh,BA.Mereka menyampaikan maksud tokoh-tokoh NU di Jumo akan mendirikan Madrasah Tsanawiyah di bawah Lembaga Pendidikan Ma’arif NU.Rencana yang bagus ini direspon baik oleh beliau.Beliau menyetujui pendirian Madrasah Tsanawiyah di Jumo dengan nama MTs Ma’arif Jumo dan dipilihkan tempat yang menurutnya strategis yakni di desa Padureso.Untuk pertama kalinya madrasah ini meminjam tempat di gedung MI Al Huda Padureso baru tahun keempat madrasah ini mampu membangun gedung sendiri di atas tanah wakaf dari K.H.Dahlan.

Madrasah ini berdiri dan resmi mulai beroperasi mulai tanggal 17 Juli 1985 sebagi ketua pengurus Yayasan K.H.Muhlasin dan kepala madrasah pertama Mahudi Sholeh,BA dengan menerima siswa pertama tahun pelajaran 1985/1986 dengan jumlah siswa yang masuk 60 siswa namun sampai kelas 3 yang mengikuti ujian tinggal 37 siswa karena banyak siswa yang drop out.Pada awal berdirinya semua guru dan karyawan bersifat sukarela karena madrasah belum mampu memberikan honor bagi guru dan karyawan maka statusnya benar-benar wiyata bhakti tanpa honor bahkan kadang-kadang harus mengeluarkan uang sendiri untuk biaya operasional.Bayangkan hanya dengan SPP Rp 1.000,00 ( seribu rupiah ) dengan jumlah siswa yang tidak ada seratus harus membiayai operasional madrasah yang cukup besar.Namun demikian mereka tetap memiliki etos kerja yang tinggi dan ikhlas menjalankan tugasnya.Dari keikhlasan jiwa pengurus dan guru inilah maka MTs Ma’arif Jumo tumbuh dan berkembang menjadi besar seperti saat ini.

Perkembangan Mts

Sejak berdiri tahun 1985 madrasah ini berkembang cukup pesat baik bidang sarana prasarana, jumlah siswa maupun prestasi akademik.Walaupun pernah mengalami masa-masa sulit mencari siswa yaitu pada tahun 1990 yang mendaftar cuma 35 siswa karena pada saat itu berdiri SMP Negeri 2 Jumo di Gemawang ( saat ini menjadi SMP 1 Gemawang ).Namun secara umum grafik jumlah siswa menningkat dari tahun ke tahun.

Mulai dari awalnya meminjam gedung MI akhirnya bisa membangun gedung di pinggir jalan Jumo – Ngadirejo tepatnya Jalan Ngadirejo KM.4 Padureso Jumo Temanggung yang lebih strategis.Gedung madrasah dibangun di atas tanah wakaf dari: K.H.Dahlan, K.M.Mursyid, Sukadi, dan K.H.Muhlasin.

Madrasah ini mengalami perkembangan dan kemajuan yang cukup pesat di bawah kepemimpinan kepala madrasah Agus Mas’ud,BA yang mengantikan Mahudi Sholeh,BA karena terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Temanggung pada tahun 1992.

Mulai tahun pelajaran 1993/1994 MTs Ma’arif Jumo menerima pendaftaran siswa baru 2 rombongan belajar dan keadaan ini sampai tahun 1999 setiap kelasnya menerima 2 rombongan belajar.Dan mulai tahun 2000 mengalami peningkatan lagi mendapat 3 rombongan belajar dan sejak 2004 mengalami peningkatan setiap kelas terdapat 4 rombongan belajar sampai sekarang.

Perkembangan siswa yang cukup pesat ini tidak terlepas dari jasa jama’ah Bukharen yang sampai saat ini masih tetap bejalan dengan baik setiap hari Ahad Pahing.Acara ini dijadikan forum pertemuan bagi pengurus MTs Ma’arif Jumo,perwakilan guru,Pengurus MWC NU dan Banomnya serta masyarakat umum.Dalam acara ini kepala madrasah atau perwakilan dari guru menyampaikan keadaan madrasah selama selapan dan program yang akan dijalankan.Sehingga semua pengurus dan masyarakat mengetahui perkembangan madrasah setiap saat karena setiap selapan sekali ada paparan dari kepala madrasah atau perwakilan dari guru.

MENDIRIKAN MTS FILLIAL

Pada tahun 2001 di Kabupaten Temanggung ada pemekaran wilayah kecamatan maka kecamatan Jumo yang semula ada 18 desa dibagi menjadi dua kecamatan yaitu kecamatan Jumo dan kecamatan Gemawang.Untuk kecamatan Jumo ada 13 desa,12 desa dari wilayah Jumo dan 1 desa dari wilayah Kedu.Dan Kecamatan Gemawang ada 10 desa yaitu 6 desa dari wilayah Jumo dan 4 desa dari wilayah Kandangan.

Dengan adanya pemekaran tersebut maka dari pengurus ada pemikiran untuk memeperluas jaringan perlu mendirikan MTs Fillial di Kecamatan Jumo.Rencana ini baru terlaksanan pada tahun 2004 resmilah berdiri MTs Fillial MTs Ma’arif Jumo di Gemawang.Setelah berjalan lima tahun maka pada tahun 2009 MTs Fillial ini mengajukan ijin operasional sendiri dengan nama MTs Ma’arif Gemawang.Kebijakan ini agar dapat mandiri dan berkembang semakin baik karena jika pengelolaannya tetap menjadi satu maka akan tersa berat.Dan MTs Ma’arif Gemawang juga dapat berkembang cukup pesat hingga sekarang setiap kelasnya ada dua rombongan belajar dan telah mampu membangun gedung sendiri dengan membeli beberapa bidang tanah di sekitar lokasi gedung pertama yang dipinjam dari MI Ma’arif Gemawang.

KEPEMIMPINAN MTS MA’ARIF JUMO

Proses kepemimpinan di lembaga pendidikan ini telah mengalami pergantian pimpinan beberapa kali baik pengurus yayasan maupun kepala madarasah.Semua proses pergantian pimpinan dilaksanakan secara demokratis.Untuk ketua pengurus yayasan diadakan reorganisasi dengan masa jabatan 5 tahun sedangkan untuk kepala madrasah dengan masa jabatan 4 tahun dengan ketentuan yang bersangkutan dapat dipilih kembali jika masih dikehendaki dan yang bersangkutan masih siap mengemban amanah.

Untuk pimpinan pengurus yayasan telah mengalami pergantian 4 kali sejak berdiri yaitu:
1 K.H.Muhlasin ( 1985 – 2000 ). Beliau sebagai pendiri sekaligus sebagai ketus pengurus selama 3 periode ( 15 tahun ) yaitu sejak berdiri tahun 1985 sampai dengan 2000.Karena kondisi umur beliau yang sudah tua maka pada tahun 2000 belaiu tidak siap menjabat sebagai ketua pengurus maka jabatan ketua pengurus digantikan K.M.Mursyid.

2. K.M.Mursyid ( 2000 – 2003 ). Beliau menggantikan K.H.Muhlasin,menjabat ketua pengurus belum genap satu periode,namun dipanggil Allah swt ( wafat ) pada tahun 2003,maka jabatan ketua pengurus digantikan oleh H.Rofiq Mahali,BA mantan kepala desa Padureso.

3. H.Rofiq Mahali,BA ( 2003 – 2006 ). Beliau menggantikan K.M.Mursyid karena wafat.Namun beliau juga menjabat ketua pengurus belum genap satu periode sudah wafat tahun 2006, sehingga jabatan ketua pengurus digantikan H.Slamet Syahudin.

4. H.Slamet Syahudin ( 2006 – sekarang ). H.Slamet Syahudin menjabat sebagai ketua pengurus sejak 2006 sampai sekarang menggantikan H.Rofik Mahali,BA yang telah wafat. Untuk jabatan kepala madrasah juga telah mengalami pergantian bebarapa kali,sudah ada empat orang yang menduduki jabatan ini sejak berdiri :

1. Mahudi Sholeh,BA ( Periode pertama 1985 – 1986 ). Beliau termasuk pendiri sekaligus yang ditunjuk sebagai kepala adarasah pertama,baru berjalan satu tahun digantikan Drs,Murfi Harthoni.

2. Drs.H.Murfi Hartoni ( 1986 -1988 ). Beliau menjabat kepala madrasah selama dua tahun kemudian digantikan Mahudi Sholeh lagi karena beliau menjabat sebagai kepala MA.Ma’arif Jumo yang akhirnya bubar belum genap satu tahun.

3. Mahudi Sholeh,BA ( periode kedua 1988 -1992 ). Beliu menjabat kepala madrasah kedua kalinya menggantikan Drs,H.Murfi Hartoni yang menjabat kepala MA Ma’arif Jumo.Beliau menjabat kepala madrasah untuk yang kedua ini Cuma 4 tahun atau satu periode karena pada tahun 1992 beliau terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Temanggung hasil PEMILU 1992 dari Fraksi PPP.Beliau menjabat sebagai anggota DPRD sejak tahun 1992 sampai 2004 yang hanya selang beberapa bulan setelah purna tugas dari jabatan anggota DPRD beliaupun wafat.Sejak tahun 1992 jabatan kepala madrasah dipangku Agus Mas’ud,BA.

4. Agus Mas’ud,BA ( 1992 – Akhir 2010 ). Beliau menggantikan H.Mahudi Sholeh,BA yang menjabat sebagai anggota DPRD sejak tahun 1992.Belaiu menjabat sebagai kepala madaras sampai beberapa periode ( 18 tahun ) karena setiap ada reorganisasi beliau terpilih kembali.Di bawah kepemimpinan beliau madrasah ini berkembang cukup pesat,mulai dari hanya 3 kelas hingga sekarang ada 12 kelas.Pada tahun 2010 tanpa disangka beliau menapat SK pengangkatan CPNS dari Kemenag sebagai penyuluh agama maka jabatan kepala digantikan Podo Mukhsin.

5. Podo Mukhsin ( 2011 – sekarang). Ia menggantikan Agus Mas’ud,BA sebagai kepala madrasah sejak 1 Januari 2011,karena kepala madrasah sebelumnya diangkat sebagai PNS dan ditugaskan di tempat lain.Ia berusaha memabangun system di madrasah ini dengan Managemen Berbasis Sekolah.Ia sadar bahwa periode sebelumnya pejabat kepala madarasah merupakan seorang figur publik yang memiliki daya panggil di masyarakat yang cukup tinggi.Karena ia menyadari bahwa ia bukan seorang figur publik maka ia mencoba mengembangkan madrasah dengan mengandalkan system bukan lagi mengandalkan figure.Ia berusaha megembangkan sistem managemen berbasis madrasah bersama semua komponen pemangku kepentingan.

Visi : Berilmu Amaliah, Beramal Ilmiah, Berakhlaqul Karimah. Misi : Menanamkan Aqidah Islam yang Kuat, Melatih Disiplin Ibadah, Bersaing Sehat dalam Meraih Prestasi, Siap Menjawab Perkembangan Zaman, Menanamkan Kebanggaan Identitas Madrasah, dan Pembiasaan Budi Pekerti Berdasarkan Akhlaqul Karimah. Diunggah dari Web Mts Ma'arif Jumo. (Wago)

Tag:

Related Images

  • MTs Ma’arif Jumo Temanggung: Mengemban Visi Berilmu Amaliah, Beramal Ilmiah, Berakhlaqul Karimah

Post Rating

Comments

Post Comment

Name (required)

Email (required)

Website

CAPTCHA image
Enter the code shown above:

Galeri Foto
P1010457
Gale-35
hjcg
Gale-36
There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.