kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
viagra tablets australia levitra online australia viagra générique viagra pour femme cialis générique cialis en ligne levitra générique levitra prix kamagra 100 kamagra 100mg kamagra kopen kamagra online cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online cialis daily australia levitra australia
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Almarhum H Slamet Effendy Yusuf; Sosok Organisatoris Ulung

Almarhum H Slamet Effendy Yusuf; Sosok Organisatoris Ulung

Jakarta, Ma’arif Online - Gelaran tahlil atas wafatnya H Slamet Effendy Yusuf masih berkumandang di berbagai tempat. Selain di rumah duka, perumahan Citra Gran, Castle Garden, Cibubur dan tempat kelahirannya di Ajibarang, banyumas. Juga masjid An Nahdah di kantor PBNU serta tempat lainnya hingga genap tujuh hari.

Sejak dimakamkan di tanah kelahirannya Grumbul Karangcengis, Desa Lesmana, Kecamatan Ajibarang, tempat pemakaman almarhum H Slamet Effendi Yusuf, Wakil Ketua Umum PBNU yang wafat di Bandung saat mengikuti acara kajian MPR, hingga kini terus didatangi pengunjung dari dalam dan luar daerah. Mereka berziarah dan membaca tahlil di makam beliau di sebelah Masjid Umi Kulsum kompleks Sekolah Modern Al Azhary miliknya, sekitar 50 meter dari rumah keluarga.

Sebagaimana diberitakan bahwa almarhum H Slamet Effendy Yusuf, politisi nasional, meninggal dunia dalam usia 67 tahun pada hari Rabu (02/12/2015) malam pukul 23.00 WIB saat mengikuti acara lembaga pengkajian MPR di Bandung. Jenazah disemayamkan di rumah duka kompleks Perumahan Citra Grand Castle Garden Blok H-5 No.18 Cibubur Jaktim dari pukul 06.00 - 12.00 WIB Kamis. Jenazah tiba di rumah duka, tempat kelahiran, yang juga berada di kompleks Sekolah Modern Al Azhary pukul 17.30 WIB dari Jakarta melalui jalur darat. Sebelum dimakamkan terlebih dulu dilangsungkan upacara penghormatan terkahir sehabis waktu Isa, yang dihadiri sejumlah tokoh. Diantaranya Rois Syuriah PBNU KH Subhan, KH. Malik Madani, Prof. Ali Mufidz, Kapolres Banyumas, tokoh NU Banyumas, Kebumen, Brebes, serta kiai se-Kabupaten Banyumas, keluarganya dan masyarakat.

Drs. H. Slamet Effendy Yusuf, M.Si. Lahir di Purwokerto Jawa Tengah pada 12 Januari 1948. Ia adalah putra pertama dari 4 bersaudara dari pasangan KH Yusuf Azhari dan Hj. Umi Kulsum.
Setamatnya dari Madrasah Mualimin, ia sempat melanjutkan di Fakultas Tarbiyah di kotanya purwokerto, namun hanya selama dua bulan. Kemudian ia pindah ke Jogja (1968) masuk Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga. Ketika kuliah, selain menjadi Ketua Dewan Mahasiswa (1973-1975), waktunya banyak digunakan untuk aktivitas di PMII.

Pada 1972, Ia dipilih menjadi Ketua Cabang PMII Jogja. Di mana ia yang menjadi motor perubahan yang memperjuangkan agar PMII, sebagai gerakan mahasiswa, menjadi organisasi yang independen dari struktur Partai NU sebagaimana dirumuskannya dalam Deklarasi Murnajati.

Sejak di bangku SR sampai di bangku kuliah, selain aktif dalam organisasi, ia juga aktif dalam kepenulisan. Ia memulai bakat menulisnya tersebut dengan mendirikan sebuah majalah pelajar yaitu "Nur Al_Hidayah". Kemudian bakatnya tersebut ia teruskan sampai ia duduk di bangku kuliah. Ia aktif menulis di beberapa surat kabar yang terbit di Jogjakarta maupun di Jakarta, selain itu ia juga semat menjadi Penyiar radio Mahasiswa IAIN pada 1970.

Bakat menulisnya tidak hanya berhenti sampai bangku kuiah saja. Bakatnya tersebut ia lanjutkan sampai setamatnya dari S1 Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ia menjadi wartawan di Harian Pelita. Pilihannya untuk menjadi wartawan sesuai dengan bakat yang dimilikinya sejak duduk di bangku SR. Selama menjadi wartawa, ia gemar sekali meliput kegiatan mahasiswa, pendidikan dan politik. Sehingga hal itu membuatnya akrab dengan tokoh-tokoh dewan mahasiswa maupun kemahasiswaan atau kepemudaan dan politik. Pada tahun 1985 terpilih menjadi Ketua Umum GP Ansor dan dipilih kembali untuk kedua kalinya periode 1990-1995.

Pada 1988 sempat menjadi wakil Pemimpin Redaksi atau Wakil Pemimpin Umum Harian Pelita. Kemudian pada 1989, ia bersama Suhardibroto, Panda Nababan, Sutradara Gintings, dan Lukman Umar, melahirkan majalah Forum Keadilan yang mengulas tentang hukum dan keadilan. Di sana ia sempat menjadi Wakil Pemimpin Redaksi dan Wakil Pemimpin Umum.

Karena pengalamannya berorganisasi, membuatnya juga terjun ke dunia politik. Di partai Golkar ia memulai karirnya di bidang politik. Slamet pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Pemuda DPP Golkar periode 1988-1993, yang mengantarkannya menjadi anggota MPR-RI pada periode 1988-1993 serta sebagai anggota DPR-RI pada periode 1992-2009. Setelah reformasi bergulir, dalam paradigma baru Partai Golkar pimpinan Akbar Tanjung dia menjadi Ketua DPP Partai Golkar dan Ketua Pelaksana Harian Panitia Konvensi Partai Golkar. Pada Muktamar NU tahun 2010 ia terpilih menjadi Ketua PBNU (2010-2015) serta Ketua MUI (2009-2014). Terakhir selain menjabat Wakil Ketua Umum PBNU, Wakil Ketua Umum MUI Pusat, juga Ketua Badan Pengawas Haji Indonesia. (wago)


Tag:

Related Images

  • Almarhum H Slamet Effendy Yusuf; Sosok Organisatoris Ulung

Post Rating

There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.