kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
viagra tablets australia levitra online australia viagra générique viagra pour femme cialis générique cialis en ligne levitra générique levitra prix kamagra 100 kamagra 100mg kamagra kopen kamagra online cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online cialis daily australia levitra australia
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Presenter Cilik dari MI Ma’arif NU DIY Wawancara Ketua Umum PBNU

Presenter  Cilik dari MI Ma’arif NU DIY Wawancara Ketua Umum PBNU

Jakarta, Ma’arif-NU Online – Dua murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif NU Manguwoharjo DI Yogjakarta menjadi presenter dalam acara Gembira Membangun Madrasah (Gemas) di stasiun RBTV Yogtakarta. Kedua siswa itu, layaknya seorang house/presenter kesohor dengan tanpa canggung mewancarai Ketua Umum PBNU Prof.Dr.KH.Said Aqil Siraj di gedung PBNU Jakarta, Kamis (2/6).

Pada saat wawancara dengan Kiai Said, kedua murid yang masing-masing bernama Wafiq siswa kelas IV MI dan Nudiya siswi kelas V MI tersebut, didampingi langsung Ketua LP Ma’arif NU Pusat KH.Z.Arifin Junaidi, beserta pengurus Ma’arif lainnya yakni Wahyudin Ghozali selaku wakil sekretaris dan Bukhori tercatat sebagai pengurus bidang kesiswaan.

Menurut Ketua Umum PBNU yang ditanya tentang perkembangan madrasah saat ini, beliau menyatakan keprihatinan terhadap anak-anak sekarang yang menurun akidahnya, moral dan perilakunya makin merosot. “Apa yang dimaksud keprihatinan Pak Kiai?,” tanya Wafiq kepada Kiai Said dengan singkat.

“Keprihatinan adalah hidup dengan penuh kesadaran bahwa saya prihatin dengan anak-anak zaman sekarang yang tidak mau masuk madrasah. Nanti kalau dewasa mereka tidak memiliki akhlak seperti yang dimiliki Rasulullah SAW, karena tidak pernah belajar di madrasah,” jawab Ketua Umum PBNU yang saat diwawancara baru tiba dari Malang usai menghadiri Wisuda UNISMA.

Kiai Said sembari menceritakan pengalaman masa kecil yang belum ada siaran TV, HP, internet dan sebagainya sehingga anak-anak rajin belajar dan banyak yang berhasil, mengharap, menghimbau dan mengajak warga nahdliyin (NU) agar memasukan anak-anaknya ke madrasah. “Karena madrasah ini sekarang menjadi benteng terakhir moralitas bangsa. Insya’Allah kalau masuk madrasah Ma’arif NU nantinya tidak akan jadi radikal, teroris, dan narkoba,” tegas Kiai asal Kempek, Cirebon bersemangat.

Sesuai agenda yang telah direncanakan, kedua presenter pada hari itu juga mewancarai Sekjen PBNU Ir.H.Helmy Faishal Zaini, KH. Hasib Wahab dan Ny. Maria Ulfah Asror. Sedangkan secara berturut-turut pada Jum’at dan Sabtu, hal yang sama akan dilanjutkan dengan mewawancarai Rois Aam PBNU KH.Ma’ruf Amin, Dirjen Pendis Kemenag Dr.H.Kamarudin Amin dan Dr. Susanto dari KPAI yang juga pengurus Ma’arif NU.

Acara Gemas sendiri akan ditayangkan selama bulan puasa tiap hari Minggu pagi di stasiun RBTV. Tayangan Gemas dimaksudkan untuk mengajak anak-anak gemar madrasah. Karena itu, materi wawancara yang diajukan kedua siswa tersebut, berkisar tentang kesan sewaktu masih belajar di madrasah dulu, keistimewaan belajar di madrasah, apa yang perlu ditingkatkan untuk pendidikan madrasah, khususnya di madrasah Ma’arif NU, serta pendidikan apa yang baik bagi anak-anak saat ini. wago


Tag:

Related Images

  • Presenter  Cilik dari MI Ma’arif NU DIY Wawancara Ketua Umum PBNU
  • Presenter  Cilik dari MI Ma’arif NU DIY Wawancara Ketua Umum PBNU

Post Rating

There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.