kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
viagra tablets australia levitra online australia viagra générique viagra pour femme cialis générique cialis en ligne levitra générique levitra prix kamagra 100 kamagra 100mg kamagra kopen kamagra online cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online cialis daily australia levitra australia
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Ma'arif NU Bangga UNISMA Kian Maju

Ma'arif NU Bangga UNISMA Kian Maju

Malang, Ma'arif-NU Online - Sungguh fantastis dalam waktu 35 tahun sejak didirikan, Universitas Islam Malang (UNISMA) telah meluluskan lebih dari 30 ribu sarjana. Hal itu, tentu saja cukup membanggakan.

Ketua LP Ma'arif NU Pusat, KH.Z.Arifin Junaidi menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang setinggi-tinginya kepada seluruh civitas akademika Unisma.

"Karena telah membawa Unisma maju sehingga dalam usia 35 tahun berhasil meluluskan lebih dari 30.000 sarjana berbagai jenjang dan menyejajarkan diri dengan perguruan tinggi terkemuka lain," kata KH.Z.Arifin Junaidi dalam sambutannya pada Wisuda ke-56 Unisma, di Malang, Sabtu (22/10/2016).

Dalam kesempatan tersebut, diwisuda 983 wisudawan/wisudawati terdiri dari lulusan S1 18 prodi di 10 fakultas, program profesi dokter, S2 dari 6 prodi dan 1 orang lulusan S3 pertama.

Sebagai perguruan tinggi (PT) di bawah naungan LP Ma'arif NU, menurut Ketua Ma'arif, Unisma termasuk terbesar dan termaju serta bisa dijadikan model bagi pengembangan bagi PT lain di lingkungan NU.

Universitas Islam Malang (Unisma) meluluskan 983 mahasiswa mulai jenjang sarjana hingga doktor, pada gelar prosesi wisuda ke-56, Sabtu (22/10). Dalam pidatonya, Rektor Unisma Prof Dr Maskuri M.Si, menyebutkan jika Unisma masuk dalam peringkat 42 besar dari 3.320 perguruan tinggi, baik negeri dan swasta di seluruh Indonesia.

Untuk bisa masuk dalam peringkat tersebut, berdasarkan kualitas sumberdaya manusia, manajemen dan keberhasilan perguruan tinggi dalam memaksimalkan sumber daya yang dimiliki untuk dapat berprestasi di tingkat nasional.

Tak hanya itu, dari segi kualitas, beberapa program studi di lingkungan Unisma juga telah mendapat peringkat akreditasi A, seperti program studi Ilmu Hukum, program studi Manajemen dan program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. “Semoga dengan prestasi ini, prodi lain dapat terpacu untuk bisa naik peringkat dari B ke A, ucapnya dihadapan seluruh wali mahasiswa yang hadir.

Ia menambahkan, prestasi mahasiswa tak akan menjulang tinggi jika kualifikasi dosen belum mumpuni. Beberapa dosen di Unisma bahkan telah mendapat perolehan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI), yakni Dr.Ir. Hj. Mudawamah, MP dari Fakultas Peternakan, Dr. Ir. Mahayu Woro Lestari, MP dari Fakultas Pertanian dan Dr. Nour Athiroh Abdoes Sjakoer, S.Si., M.Kes dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Selain itu juga ada penghargaan sebagai penyaji terbaik dalam seminar hasil riset terapan, hibah bersaing dan unggulan perguruan tinggi Kemenristek-Dikti, yang disabet oleh Dr. Ir. Hj. Mudawamah, MP. dari Fakultas Peternakan.

Kualifikasi dosen dapat berimbas pada mahasiswa, salah satu contohnya, tahun ini Unisma berhasil memenangkan hibah PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) dari Kemenristek-Dikti sebanyak 7 tim, bebernya. Saat ini, Unisma telah memiliki 13 orang Guru Besar, 66 orang Doktor dan 4 orang baru saja menyelesaikan pendidikan S3.

Sementara itu, prosesi wisuda yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional tersebut, dimaknai mendalam oleh para panitia wisuda dengan mengenakan sarung.

Maskuri membenarkan jika di hari yang istimewa tersebut, seluruh panitia mengenakan pakaian santri sebagai wujud penghormatan kepada para santri, yang telah memberi sumbangsih terhadap negeri. “Perkuliahan hari ini (Sabtu, Red), mulai pagi hingga malam, seluruh dosen dan mahasiswa juga kuliah mengenakan sarung,” ujar Maskuri dalam sambutannya. Maskuri juga menyinggung jika di tahun 2015, Unisma telah memulai tradisi perkuliahan memakai sarung.

Karena itu, Unisma mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai pemrakarsa dan penyelenggara perkuliahan menggunakan sarung, dengan jumlah peserta terbanyak. (wago)

Tag:

Related Images

  • Ma'arif NU Bangga UNISMA Kian Maju

Post Rating

There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.