kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
viagra tablets australia levitra online australia viagra générique viagra pour femme cialis générique cialis en ligne levitra générique levitra prix kamagra 100 kamagra 100mg kamagra kopen kamagra online cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online cialis daily australia levitra australia
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Surati Presiden, PBNU Menolak Sekolah 5 Hari

Surati Presiden, PBNU Menolak Sekolah 5 Hari

Jakarta, Ma'arif-NU Online - Rencana Pemerintah yang akan menerapkan sekolah 5 (lima) hari, dibahas serius dalam rapat harian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Syuriah dan Tanfidziyah. Setelah menerima laporan Ketua LP Ma'arif NU Pusat yang pernah menyurati Mendikbud untuk menolak gagasan Full Day School (FDS), Rapat Harian PBNU sepakat untuk mengirim surat ke Presiden Joko Widodo mempertanyakan keputusan pemerintah tersebut.

Rapat harian PBNU yang dihadiri Rais A'am KH.Ma'ruf Amin, Wakil Rais A'am KH. Miftahul Akhyar, Ketua Umum PBNU Prof.Dr.KH.Said Aqil Siraj,MA, Sekretaris Jenderal Ir.H.Helmy Faisal Zain, MSi beserta jajaran PBNU lain dan sejumlah jajaran pengurus badan otonom dan lembaga, tampak hadir pada rapat itu Prof.Dr.M.Nuh,DEA serta Ketua LP Ma'arif NU Pusat KH.Z.Arifin Junaidi, bertempat di gedung PBNU Jakarta, Kamis (27/10/2016) siang.

Pada kesempatan menanggapi rencana pemerintah yang akan menetapkan Keppres tentang lima hari sekolah sebagai entry point penerapan FDS, dalam rapat harian PBNU itu KH.Z.Arifin Junaidi menyampaikan usulan untuk menolak keputusan itu. Setelah dibahas secara alot, akhirnya Rapat Harian PBNU menyetujui usulan LP Ma'arif NU agar PBNU mengirim surat ke Presiden menolak rancangan Keppres tersebut.

Keppres yang tengah digodog di Kemendikbud berjudul Penetapan Hari Belajar pada Satuan Pendidikan Formal jenjang pendidikan dasar dan menengah. Terdapat 4 (empat) point menimbang yang tersirat dalam Keppres tersebut, namun intinya tentang perlunya upaya penguatan pendidikan karakter untuk memperkuat nilai-nilai moral atau akhlak dan kepribadian peserta didik.

Jika dimaksudkan untuk penguatan karakter dan mental peserta didik, tanya Ketua Ma'arif KH. Arifin, bukankah di dalam Kurikulum 2013 juga telah termaktub di dalamnya. Karena itulah, LP Ma''arif NU sejak awal menolak gagasan ini. Sebagaimana tertera dalam PERNYATAAN SIKAP Nomor:154/PP/SU/LPM-NU/VIII/2016, sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pengurus Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama Pusat setelah membaca aspirasi warga Nahdlatul Ulama yang tergabung dalam Lembaga Pendidikan Maarif NU wilayah, cabang, dan satuan-satuan pendidikan baik yang secara tertulis maupun lisan berkait wacana atau gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.Ap yang akan memberlakukan Full Day School (Sekolah sehari penuh), maka kami menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

1). Wacana belajar sehari penuh di sekolah atau full day school yang diwacanakan Mendikbud Muhadjir Effendy harus didahului dengan kajian yang matang dan utuh. Di tengah kondisi sarana prasarana lembaga pendidikan kita yang masih di bawah standar dan sekolah ramah anak belum berjalan dengan baik maka gagasan sekolah sehari penuh tidak akan berjalan efektif. Selain itu, keragaman kondisi anak-anak, orang tua, dan masyarakat sudah terfasilitasi dengan model pembelajaran yang beragam ada yang reguler/normal dan ada yang full day school sehingga orang tua diberikan keleluasaan untuk memilih. Bahkan dalam kondisi tertentu anak jangan lama-lama di sekolah, agar cepat berinteraksi dengan orang tua, apalagi yang masih di tingkat dasar.

2).Kalau alasan akan diterapkannya FDS untuk penguatan karakter peserta didik, maka bukankah kurikulum 2013 justru mengedepankan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Kompetensi Inti 1 yang menekankan pada aspek spiritualitas dan kompetensi inti 2 pada aspek kemanusiaan yang terdapat pada semua mata pelajaran. Mengapa bukan kurikulum 2013 ini yang dikembangkan dalam penguatan karakter peserta didik. Selain itu, kurikulum 2013 tidak menganut dikotomi ilmu bahwa akhlak peserta didik hanya diajarkan melalui pendidikan agama dan nilai-nilai nasionalisme hanya diajarkan lewat PKN dan sejarah Indonesia akan tetapi semua bidang ilmu yang diajarkan dari pagi hingga pulang jam sekolah dengan bobot nilai-nilai agama yang dikedepankan terlebih dahulu. Kalau ini didukung dan dimaksimalkan jauh lebih memberi nilai positif ketimbang FDS.

3). Alasan FDS karena anak-anak kota sehari penuh ditinggalkan oleh orang tuanya sehingga khawatir dengan pergaulan bebas yang bisa menjerumuskan peserta didik ke hal-hal negatif juga tidak sepenuhnya tepat karena kota-kota besar di Indonesia tidak sepenuhnya meninggalkan tradisi dan nilai-nilai agama yang sudah berlangsung sekian lama di kota tersebut. Di Jakarta, Surabaya, Padang dan Makassar dan kota-kota lain di Indonesia tradisi madrasah diniyah dan pengajian-pengajian anak-anak marak dengan alokasi waktu umumnya jam 16.00 sore hingga menjelang shalat magrib dan atau usai magrib hingga shalat isya' yang hal ini juga sejalan dengan program magrib mengaji.

4). Kondisi orangtua peserta didik pada umumnya bukanlah pekerja sehari penuh, utamanya mereka yang dipelosok para petani dan nelayan yang separuh waktu dalam sehari tetap selalu bersama-sama dengan putera-puteri mereka. Dan penting diketahui bahwa belajar tidak selalu diidentikkan dengan lingkungan sekolah/madrasah, interaksi sosial peserta didik dengan lingkungan tempat tinggalnya juga bagian dari proses pendidikan karakter sehingga mereka tidak boleh dicabut dari akar lingkungannya karena di sana ada nilai-nilai adat, tradisi, dan kebiasaan yang sudah berkembang lama secara pelan-pelan dan lewat proses interaksi mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak. Anak-anak butuh interaksi dengan teman sebaya di sekolah, teman di lingkungan tempat tinggal, dan dengan keluarganya di rumah.

5). Berdasarkan alasan-alasan dan pertimbangan di atas maka Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama tidak sepakat dengan gagasan Full day scholl dan menyatakan MENOLAK. Semoga Allah swt meridhahi tujuan mulia kita dalam membangun dan mencerdaskan bangsa. Kepada Allah kita berserah diri. Amin yan rabbal alamin.

Wallahul muwaffiq ila aqwamithh thoriq. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jakarta, 10 Agustus 2016 M-07 Dzulqo`dah 1437 H

Pengurus

Ketua, Drs.KH. Z. Arifin Junaidi,MM. Sekretaris, Drs. H. Muchsin Ibnu Djuhan, MA.

Lebih dari itu, untuk menindaklanjuti pernyataan sikap LP Ma'arif NU yang menolak gagasan FDS tersebut, beberapa kali diadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengundang sejumlah pakar pendidikan dan penyelenggara FDS di beberapa daerah. Hadir di Jakarta diantara sekolah yang telah melaksanakan pola FDS, SMA NU I Kebumen, SMA Nasima Semarang, dan Madrasah Aliyah Al-Banat Kudus. wago


Tag:

Related Images

  • Surati Presiden, PBNU Menolak Sekolah 5 Hari

Post Rating

There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.