Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Mendes PDTT Berharap Pagar Nusa Konsisten Jaga NKRI

Mendes PDTT Berharap Pagar Nusa Konsisten Jaga NKRI

Jakarta, Ma’arif-NU Online – Isu radikalisme yang marak belakangan ini, tak luput jadi topik pembicaraan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, saat menjadi pembicara dalam rangkaian Kongres III Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa di TMII Jakarta, Kamis (4/5/2017).

“Ini tugas kita semua untuk sama-sama menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Salah satu yang bisa memecah belah kita adalah isu radikalisme. NU (Nahdlatul Ulama) sejak ada di negara ini selalu menjaga pluralisme dan NU punya Pagar Nusa yang selalu siap menjaga kalau NKRI diganggu,” kata Menteri Eko.

Menurut Mendes PDTT, kesenjangan antara kaya dan miskin di Indonesia harus segera diatasi karena dapat memicu masuknya radikalisme. Ia mengatakan, Indonesia saat merdeka 71 tahun silam masih menjadi negara miskin yang tidak dianggap oleh negara lain. Namun sekarang, Indonesia telah mampu menduduki posisi ke 16 kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Bahkan di tahun 2045 ke depan, Indonesia diprediksi mampu menduduki posisi ke 4 ekonomi terbesar dunia.

“Menjadi negara adil dan makmur tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Kita akui sekarang masih banyak rakyat kita yang hidup miskin dan sangat miskin. Masih banyak desa tertinggal dan sangat tertinggal,” tukasnya.

Presiden Joko Widodo, tambahnya, melalui Nawacita ke tiga berkeinginan membangun Indonesia dari pinggiran, yang tentunya dalam kerangka NKRI. Dalam hal ini Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memberikan kewenangan kepada desa untuk mengelola keuangan desa. Hal ini dilakukan dengan disalurkannya dana desa sejak tahun 2015 lalu.

“Tahun ini dana desa jumlahnya Rp 60 Triliun. Tahun depan naik menjadi Rp 120 Triliun. Saya minta Pagar Nusa ikut menjaga supaya dana desa tidak dikorupsi oleh kepala desa dan perangkatnya,” tandasnya.

Kapolri Buka Kongres

Kongres ke-III Pimpinan Pusat Pencak Silat Pagar Nusa (PSNU) dibuka Kepala Polisi Republik Indonsesia (Kapolri), Drs. H. M. Tito Karnavian, Ph.D, bertempat di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Rabu, 3 Mei 2017.

Kapolri dalam pidatonya, mengungkapkan bahwa Pagar Nusa sebagai mitra strategis pemerintah untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam pandangan Kapolri, selama ini Pagar Nusa konsisten mengawal NKRI, menjaga negara.

"Pagar Nusa, sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama, merupakan mitra strategis pemerintah untuk mengawal NKRI. Selama ini, ada tiga kekuatan utama pengawal bangsa. Yakni, TNI/Polri, kelompok nasionalis dan Islam Moderat. Ketiga kelompok kekuatan ini menjadi penyangga keutuhan bangsa Indonesia," terang Kapolri.

Pagar Nusa, menurut Kapolri, kekuatan penting di tengah berbagai ancaman terhadap bangsa Indonesia. Kapolri juga mendukung pembubaran ormas-ormas yang tidak sesuai dengan prinsip nasionalisme dan yang berusaha memecah belah bangsa Indonesia. "Kelompok apapun yang bertujuan memecah belah bangsa, tidak diperbolehkan," terang Kapolri.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siroj mengungkapkan betapa masalah yang dihadapi bangsa Indonesia ini harus dicari solusinya secara bersama.

Menurut Kiai Said, tantangan terhadap sistem kebangsaan kita semakin kompleks. Akan tetapi, Nahdlatul Ulama dan kiai-kiai pesantren memberi teladan untuk memperjuangkan kebaikan.

"Ketika ada masalah yang berat, para kiai selalu menjadi rujukan untuk menghadapi dengan sabar, ikhlas, serta dengan pikiran jernih. Ini pendidikan karakter yang sangat penting," terang Kiai Said.

Kiai Said juga berharap bahwa Pagar Nusa menjadi tonggak utama untuk menjaga kedamaian di negeri ini. "Pagar Nusa ini menjadi pagar kiai, pagar pesantren, pagar Indonesia," jelas Kiai Said. Selama ini, Pagar Nusa konsisten mengawal kiai dan menjaga keutuhan NKRI.

Kongres ke-III Pimpinan Pusat PSNU Pagar Nusa diselenggarakan pada 3-5 Mei 2017. Kongres ini menjadi momentum silaturahmi dan konsolidasi kepemimpinan para kader serta pendekar khos Pagar Nusa. Wago


Tag:

Related Images

  • Mendes PDTT Berharap Pagar Nusa Konsisten Jaga NKRI

Post Rating

Comments

There are currently no comments, be the first to post one!

Post Comment

Only registered users may post comments.