Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Penolakan FDS Bukan Soal NU dan Muhammadiyah

Penolakan FDS Bukan Soal NU dan Muhammadiyah

Banjarmasin, Ma'arif-NU Online - Penolakan Nahdlatul Ulama (NU) atas Kebijakan Pemerintah tentang sekolah lima hari atau full day school berbuntut hubungan NU dan Muhammadiyah di daerah tertentu terindikasi menjadi tidak harmonis.

Indikasi demikian terungkap pada saat acara Pembelajaran Kurikulum untuk Guru PAI di Sekolah se Kalimantan Selatan yang diselenggarakan Direktorat PAI Dirjen Pendis Kemenag RI bekerjasama dengan LP Ma'arif NU, bertempat di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Jum'at (16/6/2017) kemarin.

Ketua LP Ma'arif NU Pusat KH.Z.Arifin Junaidi yang didampingi Sekretaris Harianto Oghie pada saat memeberi sambutan dalam pembukaan acara tersebut, sempat sekilas menjelaskan tentang alasan LP Ma'arif NU menolak kebijakan FDS yang dikeluarkan pemerintah.

Berbagai pertanyaan spontan muncul usai pembukaan Pembelajaran dan Penilaian Kurikulum Guru PAI, banyak peserta bertanya soal FDS yang ditolak NU. bahkan sebagian lainnya ada juga yang menyinggung menghangatnya hubungan NU-Muhammadiyah akibat penolakan tersebut.

Mendapat berbagai pertanyaan yang bertubi-tubi dan terkesan spontan tersebut, KH. Z. Arifin Junaidi menyampaikan jawabannya dengan singkat padat. Soal ini bukan soal NU-Muhammadiyah, ujarnya, tapi soal bangsa dan negara.

"Tahun 2016 lalu saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengeluarkan kebijakan sekolah 5 hari 8 jam sehari untuk SMA dan SMK di Jawa Tengah juga kami tolak. Kini Ganjar Pranowo juga minta Mendikbud membatalkan FDS karena dirinya sudah merasakan madlaratnya. Saya himbau warga NU dan Muhammadiyah tidak termakan provokasi pihak2 yang ingin membenturkan NU dengan Muhammadiyah!," kata Kiai Arjuna di depan peserta Pembelajaran Kurikulum untuk Guru PAi di Banjarmasin. Wago


Tag:

Related Images

  • Penolakan FDS Bukan Soal NU dan Muhammadiyah

Post Rating

Comments

There are currently no comments, be the first to post one!

Post Comment

Only registered users may post comments.