Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

KH. Mustaghfirin Amin Wafat, Penasehat Ma’arif Itu Akan Dikebumikan di Malang

KH. Mustaghfirin Amin Wafat, Penasehat Ma’arif Itu Akan Dikebumikan di Malang

Jakarta, Ma’arif-NU Online – Penasehat LP Ma’arif NU Pusat yang juga menjabat Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), KH. Muhammad Mustaghfirin Amin meninggal dunia pada Sabtu, 9 September 2017, sekitar pukul 16.00 WIB.

KH.Muhammad Mustaghfirin Amin meninggal dunia, setelah sebelumnya dirawat selama empat hari dikarenakan mengalami pecah pembuluh darah pada Rabu, 6 September 2017.

Jenazah disolatkan di Masjid Baituttholibin, Kemdikbud, usai salat Isya. Salat jenazah dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy.

Rencananya, jenazah dibawa ke kampung halaman mendiang di Malang pada Minggu, 10 September 2017 pagi.

Banyak yang kehilangan dengan kepergian mendiang. Mendikbud Muhadjir Effendy mengaku sangat kehilangan dengan kepergian mendiang. Semasa hidup, ia dikenal baik, ramah, berintegritas dan berdedikasi tinggi.

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Pesan membawa kabar duka: hari ini, Sabtu (9/9) pkl 16.00 WIB, Pak Mustaghfirin wafat. Itulah pesan yang masuk ke HP kami saat perjalanan pulang dari Bandung menuju Jakarta, usai menghadiri Rakerwil LP Ma’arif NU Jawa Barat. Kami bertiga KH.Z.Arifin Junaidi, Wahyudin Ghazali dan Irfan Mufid sungguh tercekat kaget mendengar berita duka itu, meskipun sebelumnya telah mendengar kabar Pak Mustaghfirin dirawat di RS di Jakarta selama empat hari dikarenakan mengalami pecah pembuluh darah.

KH.Mustaghfirin Amin lahir di Malang 25 Juni 1958, sebelum menjabat sebagai Direktur Pembinaan SMK ia menjabat sebagai kepala sub direktorat di lingkungan Pembinaan SMK sejak tahun 2004, selanjutnya ia menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah periode 2010-2013.

Almarhum yang semasa hidupnya senang menulis puisi dan buku ini banyak mendapatkan prestasi dan penghargaan, diantaranya Satyalancana Dwidya Sistha sebagai guru/instruktur pada lembaga pendidikan TNI (2002), Satyalancana Karya Satya pengabdian 10 tahun (2004), dan Satyalancana Karya Satya pengabdian 20 tahun. Wago


Tag:

Related Images

  • KH. Mustaghfirin Amin Wafat, Penasehat Ma’arif Itu Akan Dikebumikan di Malang

Post Rating

Comments

There are currently no comments, be the first to post one!

Post Comment

Only registered users may post comments.