kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
viagra tablets australia levitra online australia viagra générique viagra pour femme cialis générique cialis en ligne levitra générique levitra prix kamagra 100 kamagra 100mg kamagra kopen kamagra online cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online cialis daily australia levitra australia
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Prof KH Ma’ruf Amin: Tantangan ke Depan Jauh Lebih Berat

Prof KH Ma’ruf Amin: Tantangan ke Depan Jauh Lebih Berat
JAKARTA – LP Ma’arif NU

Bangsa Indonesia memiliki potensi cukup besar untuk berkembang lebih maju menyamai negara-negara maju di dunia sekarang. Namun potensi tersebut terhalang oleh dua tantangan serius yang harus dihadapi bersama-sama. Jika kita mampu menyelesaikan tantangan tersebut dalam beberapa tahun ke depan. Kita bertekat untuk menjadikan bangsa ini lebih baik lagi dengan visi dan misi yang sudah kita canangkan bersama-sama.

Demikian disampaikan Cawapres terpilih Prof Dr KH Ma’ruf Amin di kediamannya Jl Situbondo No 12 Menteng Jakarta Pusat dalam silaturrahim dengan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PBNU Rabu (22/05/2019). Kiai Ma’arif Amin terpilih sebagai Wapres bersama Presiden Joko Widodo berdasarkan hasil hitungan resmi KPU pada Selasa (21/05/2019) yang mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Silaturrahim Ma’arif NU dengan Wapres terpilih Prof Kiai Ma’ruf Amin dipimpin oleh Ketua LP Ma’arif NU KHZ Arifin Junaidi. Rombongan Ma’arif NU diterima langsung oleh Prof Kiai Ma’ruf Amin dan keluarga. Tampak hadir pula pengurus Ma’arif NU seperti Muchsin Ibnu Djuhan, Saidah Sakwan, Yanto Bashri, Soleh Abwa, Hamka, Bahauddin, dan lainnya.

Dalam sambutannya, Arifin Junaidi menyampaikan, silaturrahim ini (antara Ma’arif NU dan Kiai Ma’ruf Amin) memiliki arti penting. Karena Ma’arif NU merupakan ormas pertama diterima Wapres terpilih Prof Kiai Ma’ruf Amin.

“Sejak KPU mengumumkan hasil penghitungan suara (real count) menetapkan pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai peraih suara terbanyak. Ma’arif NU jadi pertama diterima oleh Wapres,” ujar Arifn Junaidi sambil disambut tepuk tangan para pengurus.

Arifin Junaidi kemudian menjelaskan kedekatan dirinya dengan Wapres Kiai Ma’ruf Amin yang dimulai dari keaktifannya di PBNU, lalu pada tim pendirian PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), dan kemudian berlanjut di DPR RI.

Sementara Wapres terpilih untuk periode 2019-2024 Prof Dr KH Ma’ruf Amin menyebutkan bahwa bangsa Indonesia memiliki potensi cukup untuk menjadikan negara ini jadi lebih baik. Potensi tersebut sedikit demi sedikit telah dilakukan pemerintah dengan pembangunan infrastuktur yang berimbang antara Jawa dan luar Jawa.

Menurut Kiai Ma’ruf, pembangunan infrastruktur sudah dimulai pemerintah jadi kebutuhan mendesak untuk kelancaran pembangunan dalam jangka panjang. Dengan kata lain, instruktur akan jadi kebutuhan cukup mendasar untuk menunjang suksesnya sebuah rencana-rencana pembangunan.

Meski begitu, kata Kiai Ma’ruf Amin lebih jauh, rencana pembangunan yang sudah direncanakan pemerintah sebagaimana tertuang dalam visi dan misi saata debat capres-cawapres akan menghadapi kendala cukup signifikan ketika melihat situasi politik terakhir. Pembanguan akan banyak dipengaruhi oleh sikap kedewasaan masyarakat dalam berbangsa.

Kendala tersebut sebagai berikut. Pertama, munculnya radikalisme. Gerakan radikalisme yang jadi fenomena keberagaaan dalam dasawarsa terakhir sulit dideteksi. Orang sulit menemukan gerakan-gerakan mereka.

Belakangan, dalam 5 tahun terakhir, gerakan radikalisme muncul sebagai gerakan yang anti kepamanan telah jadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia.

“Gerakan ini tidak lagi gerakan dakwah yang bergerak dari masjid ke masjid, tetapi menjelma jadi gerakan politik yang ingin menguasai negara. Kita akan dikerdilkan jika mereka menguasai negara,” ujar Prof Dr KH Ma’aruf Amin.

Kedua, pengembangan SDM. Menurut Kiai Ma’arif, bangsa kita tergolong tertinggal dalam pengembangan SDM terutama dalam bidang skill dan cyber dibanding negara-negara lain di dunia.

Sejumlah negara sudah mengembangkan SDM cukup maju yang berpengaruh pada income perkapita negara tersebut. Ambil contoh Korea Selatan yang kemdekaannya hanya bisa sehari dibanding Indonesia, namun mereka selalu konsisten dalam pengembangan tersebut.

“Korea Selatan mampu melakukan inovasi yang dijalankan secara konsisten sehingga berpengaruh pada kemajuan bangsanya. Meski hanya beda sehari dalam kemerdekaannya, namun inovasi yang dijalankan memberi dampak cukup pada kemajuan negaranya,” ujar Kiai Ma’ruf Amin.

Kiai Ma’ruf lebih jauh menyampaikan bahwa dalam 5 tahun ke depan kita akan fokus pada pengembangan SDM.

“Pemerintah sudah menyediakan KIP (Kartu Indonesia Pintar) untuk memudahkan anak-anak kita sekolah dan kuliah. Pemerintah juga menyediakan Kartu Indonesia Kerja (KIK) yang akan melatih secara gratis anak-anak kita selama 9 bulan. Program lain masih banyak untuk dijadikan acuan pembangunan ke depan seperti product halal estate (kawasan produksi halal), dan lainnya. (YBI)
Tag:

Related Images

  • Prof KH Ma’ruf Amin: Tantangan ke Depan Jauh Lebih Berat
  • Prof KH Ma’ruf Amin: Tantangan ke Depan Jauh Lebih Berat

Post Rating

There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.