kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
viagra tablets australia levitra online australia viagra générique viagra pour femme cialis générique cialis en ligne levitra générique levitra prix kamagra 100 kamagra 100mg kamagra kopen kamagra online cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online cialis daily australia levitra australia
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Peresmian Kerja Sama Ma’arif NU-INOVASI, Kiai Arjuna: Ma’arif NU Ingin Lebih dari Sekadar Masyarakat Literate

Peresmian Kerja Sama Ma’arif NU-INOVASI,  Kiai Arjuna: Ma’arif NU Ingin Lebih dari Sekadar Masyarakat Literate
Kerja sama Ma’arif NU dan INOVASI tidak sekadar perubahan pembelajaran di kelas awal pendidikan dasar, tetapi disertai juga dengan sarana dan prasaran yang cukup untuk menumbuhkan minat peserta didik dalam bidang literasi dan numerasi. Penyediaan tersebut terutama untuk pengembangan secara berkelanjutan (development continuety) madrasah di lingkungan Ma’arif NU.

Demikian disampaikan Ketua LP Ma’arif NU KHZ Arifin Junaidi dalam sambutannya dalam Peresmian Kerja Sama INOVASI dan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU dalam bidang Literasi-Numerasi untuk Kelas Awal Pendidikan Dasar pada hari Sabtu (25/05/2019).

Hadir dalam peresmian tersebut sejumlah tokoh penting di dua lembaga. Misalnya di tingkat Dubes Australia hadir Consellor Human Development Australian Embassy Jakarta, Michele Lowe; Deputy Head of Mission Australian Embassy in Surabaya, Paul Zeccola; dan Inovasi Program Director Jakarta, Mark Heyward.

Sementara dari PBNU hadir Wakil Ketua Umum Prof Dr KH Maksum Mahfoed, MSc, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) KH Masduki Baidlowi, dan Ketua LP Ma’arif NU KHZ Arifin Junaidi, Wakil Ketua LP Ma’arif NU Saidah Sakwan dan Muchsin Ibnu Djuhan, Sekretaris LP Ma’arif NU Harianto Oghie, dan pengurus harian lainnya seperti Yanto Bashri, Soleh Abwa, dan lainnya.

Arifin Junaidi menyebutkan, gencarnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi belakangan ini telah menawarkan banyak pilihan; mulai sumber bacaan, hiburan hingga permainan. Namun teknologi pula menawarkan daya tarik dalam bidang lain seperti permainan (game) online, perubahan gaya hidup (life style), dan lainnya.

Dalam perspektif terakhir, kemajuan teknologi sekarang seringkali dituduh sebagai negative side effect, satu-satunya penyebab memudarnya minat baca dan belajar anak-anak. Teknologi dianggap sebagai penyebab lemahnya kualitas anak-anak Indonesia untuk baca buku dan bersaing di tingkat internasional.

Arifin Junaidi lebih jauh menjelaskan, kualitas pendidikan Indonesia tergolong rendah. Begitu juga kompetisi pelajar-pelajar kita di dunia internasional. Hal ini semua terkait dengan minimnya minat baca pelajar baik di madrasah maupun sekolah.

“LP Ma’arif NU dalam sepuluh terakhir telah melakukan perubahan fundamental untuk mengembangkan pendidikan di lingkungan Ma’arif NU mulai tingkat dasar hingga menengah atas,” sambung Kiai Arjuna.

Menurut Arifin, pengembangan pendidikan di lingkungan Ma’arif NU seperti penerapan 2 bahasa dalam pengantar pembelajaran. Bahkan sejumlah madrasah sudah menerapkan 3 bahasa baik tingkat dasar, menengah, maupun atas. Ma’arif NU juga telah mendorong pendirian perpustakaan di tingkat satuan pendidikan.

Meski begitu, sambung Arifin Junaidi, pengembangan terus-menerus dilakukan oleh pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU. Dan yang lebih mempertahankan kualitas yang dijalankan dan menularkannya pada madrasah lainnya.

“Saya sebagai Ketua LP Ma’arif NU menyambut baik kerja sama INOVASI-LP Ma’arif NU untuk pengembangan pembelajaran kelas awal dalam bidang literasi dan numerasi di lingkungan LP Ma’arif NU,” ujar Arifin Junaidi.

Menurut Arifin Junaidi, kerja sama ini akan mempengaruhi perkembangan madrasah di bawah binaan Ma’arif NU, dan sangat cocok misi utama Ma’arif NU dalam membentuk masyarakat membaca (reading society), masyarakat belajar (learning society), dan masyarakat berpengetahuan (knowledge society).

Menurut Sekretaris LP Ma’arif NU Harianto Oghie, misi ini muncul sebagai interpretasi dan implementasi lebih jauh yang ingin mewujudkan generasi emas 2030 yang ditetapkan pada tahun 2018.

“Ma’arif NU berharap kerja sama ini tidak berhenti di Sumenep, Sidoarjo, dan Pasuruan, tetapi juga meluas ke daerah lain seperti Probolinggo, Situbondo, dan lainnya di Jatim, Jateng, Jabar, dan lainnya,” sambung Kiai Arjuna. (YBI)
Tag:

Related Images

  • Peresmian Kerja Sama Ma’arif NU-INOVASI,  Kiai Arjuna: Ma’arif NU Ingin Lebih dari Sekadar Masyarakat Literate

Post Rating

There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.