kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
viagra tablets australia levitra online australia viagra générique viagra pour femme cialis générique cialis en ligne levitra générique levitra prix kamagra 100 kamagra 100mg kamagra kopen kamagra online cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online cialis daily australia levitra australia
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Megahnya Ponpes Darul Ma’arif NU Kaplongan

Megahnya Ponpes Darul Ma’arif NU Kaplongan

“Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah dua kali berkunjung ke Pondok Pesanren Darul Ma’arif Kaplongan. Pertama pada tahun 2014 saat jadi calon presiden. Kedua pada tahun 2018 lalu saat Jokowi melakukan kunjungan kerja.”

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pembina Pengasuh Ponpes Darul Ma’arif KH Dedi Wahidi saat menerima pengurus LP Ma’arif NU (18/08/2019). Ini berarti bahwa  Presiden Jokowi menempatkan Ponpes Darul Ma’arif Kaplongan sebagai salah satu destinasi politiknya di tengah menguatnya arus radikalisme dan ekstremisme di kalangan anak bangsa.

Ponpes Darul Ma’arif Kaplongan bukanlah satu-satunya ponpes yang pernah dikunjungi Presiden Jokowi. Pada tahun 2018 Presiden Jokowi juga tercatat mengunjungi sejumlah ponpes, misalnya Pesantren Annuqayah (Guluk-Guluk, Sumenep), Pesantren Darul Ulum (Rejoso, Jombang), Mambaul Ma’arif (Denanyar, Jombang), Pesantren Tebuireng (Cukir, Jombang), Bahrul Ulum (Tambak Beras, Jombang), dan masih banyak lagi.
 
Tetapi kita memahami pilihan Presiden Jokowi ke Ponpes Darul Ma’arif Kaplongan memiliki arti penting dalam konteks politik nasional. Pertama, pesantren ini kini berdiri di atas luas tanah 32 hektar dari 50 hektar yang direncakannya.

Di atas tahan tersebut sudah berdiri TK PAUD NU (2003), SD NU (2008), SMP NU (1983), SMA NU (1996), SMK NU (2002), SMK MARITIM NU, STKIP NU, dan direncakan akan berdiri Universitas Nahdlatul Ulama (UNU). Secara keseluruhan Ponpes Darul Ma’arif menampung sebanyak 6.000 santri.

Selain tanah untuk pembelajaran, dalam komplek Ponpes Darul Ma’arif juga terdapat lahan pesantren, lahan peternakan, lahan masjid, lahan asrama, lahan aula, sarana olah raga, GOR, dan sebagainya. Untuk bangunan perguruan tinggi sendiri, tanahnya telah tersedia dan dalam proses pembangunan.

Setiap santri yang belajar bisa dipastikan merasa nyaman. Di Darul Ma’arif ini tidak hanya menyelenggarakan pendidikan modern dan bangunannya megah, tapi juga kondisi alam yang indah mendukungnya.

Sepanjang jalan di area pesantren ditanam berbagai pepohonan yang rindang dan menghijau. Di dalamnya pun terdapat danau buatan yang semakin melengkapi kesejukan udara. Di pintu gerbang bertulis: “Selamat Datang di Kampus Hijau.

Kedua, menguatkan tradisi keagamaan NU. Hal lain yang perlu dipahami dari Ponpes Darul Ma’arif ini adalah kegiatan keagamaan yang mengadopsi tradisi NU.  

Para santri menjalani tradisi keagamaan dari pagi hingga larut malam. Setiap malam Jum’at (setelah maghrib) diadakan tahlilan dan setelah shalat isya membaca berzanji serta belajar berpidato.
Singkat kata di Darul Ma’arif menggabungkan antara sistem salafiyah dan modern. Sistem salafiyahnya terletak pada masih diajarkannya berbagai kitab klasik yang khas diajarkan di pesantren-pesantren tradisional, seperti Bulughul Maram, Al-Jurumiyah, Alfiyah, dan sebagainya.

Sementara modern terletak pada bahwa pesantren ini menerapkan sistem wirausaha dan berbicara bahasa Arab dan Inggris setiap hari.

Salah satu usaha yang diterapkan adalah ternak sapi, yang sekarang jumlahnya sudah ratusan ekor. Sapi-sapi tersebut pakannya dihasilkan dari kebun pesantren. Selain sapi, pesantren juga menyediakan pembibitan ikan dan lainnya.

Sejauh ini, santri-santrinya selain dari Indramayu sendiri juga berdatangan dari daerah Jakarta, Bogor, Ciledug, Cirebon, Subang, dan lainnya.

Pondok Pesantren Darul Ma’arif Kaplongan ini kini telah jadi salah satu pesantren yang jadi kebanggaan warga NU dan warga Indonesia umumnya.

 

Related Images

  • Megahnya Ponpes Darul Ma’arif NU Kaplongan

Post Rating

There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.