kamagra kopen kamagra online kamagra 100 viagra tablets australia levitra online australia cialis daily australia levitra australia kamagra 100mg cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online
viagra tablets australia levitra online australia viagra générique viagra pour femme cialis générique cialis en ligne levitra générique levitra prix kamagra 100 kamagra 100mg kamagra kopen kamagra online cialis bijsluiter cialis kopen viagra kopen viagra online cialis daily australia levitra australia
Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Warta & Artikel

Jadikan NU Pusat Pemikiran Islam Moderat

Jadikan NU Pusat Pemikiran Islam Moderat

Jakarta, Ma’arif Online - Peringatan Harlah NU Ke-89 dan Peluncuran Muktamar Ke-33 NU berlangsung meriah, meski diguyur hujan cukup lebat namun acara yang dipusatkan di halaman Gedung PBNU Jakarta tersebut dilaksanakan tepat waktu.

Hadir pada acara yang bertema “Memperkuat Khittah NU 1926, Menyongsong 1 Abad NU” tersebut, Wakil Presiden HM. Jusuf Kalla, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudidin, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa; Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marawan Ja’far; Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi; serta Dirut Perum Perhutani Mustoha Iskandar.

Wakil Presiden selain meresmikan peluncuran muktamar, juga menandatangani “Prasasti Universitas Nahdlatul Ulama” sebagai simbol berdirinya 23 perguruan tinggi NU di berbagai daerah di Tanah Air.

Pada kesempatan itu, JK yang juga Mustasyar PBNU ini mendorong NU menjadi organisasi yang semakin kuat dan mampu mewarnai peradaban tak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Menurutnya, NU belum maksimal menjadikan dirinya sebagai referensi bagi negara-negara di dunia, khususnya Timur Tengah, yang kini dilanda krisis politik.

“Kita harus mampu membuat pusat-pusat pemikiran Islam yang moderat di Indonesia. Supaya menjadi contoh bagi bangsa di luar sana,” katanya.

Malam Harlah NU juga menjadi momen bagi penandatanganan prasasti majid baru PBNU, Masjid an-Nahdlah, yang terletak di lantai dasar gedung PBNU. Di samping penandatanganan nota kesepahaman PBNU dengan Menag, Menristek dan Pendidikan Tinggi, Mensos, Dirut Perum Perhutani dan Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi. Pada saat yang sama, Yamaha mennyerahkan secara simbolik bantuan 65 motor untuk operasional PBNU.

Selain tantangan ekonomi, Indonesia mengahadapi tantangan ideologi. Hal itu ditanndai dengan masih maraknya gerakan radikalisme yang merongrong keutuhan NKRI. Nahdlatul Ulama mesti harus terlibat aktif dalam mengatasi permasalahan ini.

Pandangan ini disampaikan Wakil Presiden H Muhammad Jusuf Kalla dalam pidato sambutan peringatan hari lahir (Harlah) ke-89 NU di halaman kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Sabtu (31/1) malam.

Menurutnya, kelompok ekstrem menggunakan pendekatan kekerasan dalam beragama, bahkan di antara mereka rela melakukan bom bunuh diri. “Kenapa hal itu bisa terjadi? Sederhana saja, yaitu karena mereka menjual murah surga,” ujarnya.

Bagi kelompok semacam ini, kata Mustasyar PBNU ini, harta dan jabatan tidak menjadi tujuan karena tahu hidup mereka akan berakhir. Faktor terkuat yang melatarbelakangi aksi nekad seperti bom bunuh diri adalah iming-iming masuk surga secara cepat.

“Dengan satu nyawa saja mereka sudah dijanjikan bisa masuk surga. Murah,” tuturnya.

Jusuf Kalla mengatakan, agama adalah peradaban dan akhlak. Sehingga sudah seyogianya pemeluk agama menebarkan perilaku yang baik. Di Timur Tengah, katanya, kekisruhan selalu terjadi karena orang-orang beragama di sana tidak bisa memberi contoh akhlak yang baik.

Ia mendorong NU mampu menjadi referensi bagi pemikiran-pemikiran Islam bagi dunia. Pusat-pusat pemikiran Islam khas Nusantara yang moderat perlu diperbanyak di Indonesia.

Wakil Presiden RI H Muhammad Jusuf Kalla meresmikan peluncuran Muktamar ke-33 NU pada malam perayaan hari lahir (Harlah) ke-89 NU. Prosesi peresmian ditandai dengan pemukulan beduk dengan didampingi Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali. Pelaksanaan Muktamar NU yang akan berlangsung di Jombang, Jawa Timur, Agustus mendatang, itu disaksikan para tokoh agama dan politik, serta petinggi negara. (wago)

Tag:

Related Images

  • Jadikan NU Pusat Pemikiran Islam Moderat

Post Rating

There are gold and diamonds that have to caiso replica watches be earned, and it is rolex replica uk still very interesting to say that the replica watch table that embodies the taste of men has rolex replica watches either gold or diamonds.