Polda Sumatera Utara baru-baru ini melangsungkan serah terima jabatan yang melibatkan pejabat utama dan Kapolres di berbagai jajaran, pada Kamis, 17 September 2026. Proses ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat struktur organisasi, serta meningkatkan kinerja dan disiplin di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Pentingnya Rotasi Jabatan dalam Polri
Serah terima jabatan ini diadakan setelah diterbitkannya telegram dari Kapolri yang mengatur tentang mutasi, rotasi, dan promosi jabatan di tubuh Polri. Hal ini menunjukkan komitmen kepolisian untuk melakukan penyegaran dalam struktur organisasi, yang secara langsung berdampak pada efektivitas kinerja.
Kapolda Sumut, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, memimpin upacara serah terima jabatan yang berlangsung di aula Tribata. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa rotasi jabatan adalah bagian integral dari pembaruan organisasi dan pengembangan karir setiap anggota Polri.
“Mutasi dan pergantian jabatan adalah hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan serta upaya penyegaran organisasi,” ungkap Irjen Whisnu.
Menyadari Tanggung Jawab Jabatan
Dalam kesempatan tersebut, mantan Dirtipdeksus ini juga mengingatkan bahwa setiap jabatan yang diemban adalah sebuah amanah yang disertai dengan tanggung jawab yang besar. Setiap personel yang mendapatkan kepercayaan harus mampu menjawabnya dengan integritas, loyalitas, dan kinerja yang optimal.
- Menjaga integritas dalam setiap tindakan.
- Menunjukkan loyalitas kepada institusi.
- Meningkatkan kinerja untuk pertumbuhan organisasi.
- Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
- Responsif terhadap masalah yang dihadapi masyarakat.
Pejabat-pejabat baru yang dilantik diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme mereka dan lebih peka terhadap keluhan serta permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini sangat penting mengingat kompleksitas dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di daerah Sumatera Utara.
Dinamika Kamtibmas di Sumatera Utara
Provinsi Sumatera Utara dikenal memiliki dinamika kamtibmas yang beragam dan kompleks. Perubahan sosial yang cepat, perkembangan teknologi, dan pola kejahatan yang semakin beragam menuntut Polri untuk terus beradaptasi dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Irjen Whisnu menegaskan bahwa peningkatan responsivitas adalah kunci untuk memenuhi harapan masyarakat yang semakin tinggi.
“Seiring dengan perubahan yang terjadi, Polri dituntut untuk menjadi lebih profesional dan responsif,” tegasnya. Dengan latar belakang yang kuat dan pengalaman yang luas, para pejabat baru diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pengelolaan keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Utara.
Serah Terima Jabatan dan Pejabat Baru
Dalam upacara tersebut, para alumni Akademi Kepolisian (Akpol) juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pejabat lama dan memberikan ucapan selamat kepada para pejabat baru yang resmi menjabat. Beberapa posisi penting yang diisi oleh pejabat baru antara lain:
- Irwasda: Brigjen Nanang Masbudi.
- PS Kabid Propam: Kombes Dwi Agung.
- Irwasda Polda Sumut: Kombes Pol Feri Handoko Soenarso.
- Kabid Propam Polda Sumut: Kombes Pol Bulang Bayu Samudra.
- Wadir Polairud Polda Sumut: AKBP Jhon Heri Rakuta Sitepu.
Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, yang sebelumnya menjabat sebagai Irwasda Polda Sumatera Selatan, kini dipercaya untuk mengisi posisi yang sama di Polda Sumut, menggantikan Brigjen Nanang Masbudi yang mendapat penugasan baru sebagai Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri.
Kabid Propam Baru untuk Polda Sumut
Salah satu jabatan kunci yang baru diisi adalah Kabid Propam Polda Sumut, yang kini dijabat oleh Kombes Pol Bulang Bayu Samudra. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kabid Propam Polda Aceh dan kini diharapkan dapat meneruskan tugas dengan baik setelah menggantikan Kombes Pol Dwi Agung Setyono, yang kini mendapat penugasan sebagai Dirreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Dengan pelantikan ini, harapan besar diletakkan pada jabatan Kabid Propam untuk meningkatkan disiplin dan integritas di lingkungan Polri, serta memastikan bahwa setiap anggota menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Hal ini penting untuk menjaga citra Polri di mata masyarakat.
Harapan untuk Masa Depan Polri
Melalui serah terima jabatan ini, diharapkan dapat tercipta suasana baru yang lebih dinamis dan produktif dalam tubuh Polri, terutama di Polda Sumut. Setiap perubahan yang dilakukan bukan hanya sekadar pergeseran posisi, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan yang ada di lapangan.
Perubahan ini diharapkan dapat memacu inovasi dan kreativitas dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, serta memperkuat kerjasama dengan masyarakat dan instansi lain. Dengan demikian, Polri dapat lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada publik dan menjaga keamanan wilayah.
Secara keseluruhan, pelantikan pejabat baru, termasuk kabid propam baru, merupakan langkah penting dalam rangka meningkatkan kinerja dan disiplin di lingkungan Polri. Diharapkan, dengan kepemimpinan yang baru ini, Polri dapat menghadapi tantangan yang ada dengan lebih baik dan lebih profesional.
