slot qris slot depo 10k

Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

Bupati Aceh Utaradan Pembayaran PajakLaunching OPD BaruModernisasi Pajak DaerahPaseVia Mobile Banking

Bupati Aceh Utara Luncurkan OPD Baru dan Sistem Pembayaran Pajak Daerah Melalui Mobile Banking

Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, telah resmi mengumumkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan meluncurkan sistem pembayaran pajak secara online untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2). Pembentukan dan peluncuran ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Landeng, pada Rabu, 11 Maret 2026.

Pembentukan Bapenda dan Sistem Pembayaran Pajak Online

Melalui Peraturan Bupati Kabupaten Aceh Utara Nomor 42 Tahun 2025, pembentukan Bapenda ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memberikan layanan perpajakan yang lebih efisien, akurat, dan inovatif.

Asisten III Dayan Albar, yang mewakili Bupati Ismail A. Jalil mengemukakan bahwa pencapaian kemandirian ekonomi daerah hanya bisa terwujud melalui kolaborasi kuat antara pemerintah dan masyarakat sebagai wajib pajak.

Kerja Sama dengan Bank Aceh Syariah

Dayan Albar juga menekankan bahwa peluncuran sistem pembayaran pajak online ini merupakan langkah besar yang diambil melalui kerja sama dengan Bank Aceh Syariah. Dengan sistem ini, masyarakat tidak lagi perlu berpergian jauh ke kantor untuk membayar pajak secara tunai. Mereka cukup menggunakan aplikasi Action Mobile Banking Bank Aceh untuk menyelesaikan kewajiban pajak langsung dari smartphone mereka.

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah

Struktur pencapaian PAD Aceh Utara saat ini telah mencapai angka Rp76 miliar dengan rincian kontribusi sebagai berikut:

  • Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT): 45%
  • Penerimaan Pajak Lainnya: 42%
  • PBB dan BPHTB: 13%

Dengan peluncuran sistem pembayaran pajak digital ini, pemerintah optimis bahwa persentase kontribusi PBB dan BPHTB akan meningkat seiring dengan peningkatan aksesibilitas yang diberikan kepada masyarakat.

Peran Aktif Bapenda

Plt. Kepala Bapenda Aceh Utara melaporkan bahwa struktur organisasi Bapenda telah ditetapkan sejak 26 Februari 2026 dan langsung bergerak cepat dalam menyiapkan infrastruktur pelayanan. Selain PBB-P2, Bapenda juga mengelola pajak lain seperti Reklame dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Partisipasi Dalam Acara

Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk jajaran Forkopimda Aceh Utara, pimpinan Bank Indonesia, Bank Aceh, PGE, PIM, serta Kepala OPD, Camat, dan perwakilan Forum Geuchik dan Wajib Pajak di Kabupaten Aceh Utara.

Visi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara

Dengan adanya peluncuran ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap visi “Aceh Utara Bangkit, Sejahtera, Bermartabat, dan Berkelanjutan” dapat dipercepat melalui pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Back to top button